Jafar dan Felisha Melaju Lancar Babak Kedua Swiss Open 2026

Kamis, 12 Maret 2026 | 13:53:33 WIB
Jafar dan Felisha Melaju Lancar Babak Kedua Swiss Open 2026

JAKARTA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, berhasil lolos ke babak kedua Swiss Open 2026. 

Mereka mengalahkan pasangan Inggris Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen dengan skor 21-17 dan 21-7.

Pertandingan berlangsung di St. Jakobshell, Basel, Kamis, 12 Maret 2026, dan menegaskan dominasi pasangan Indonesia sejak awal.

Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Jafar/Felisha dalam menapaki turnamen internasional, sekaligus membuka peluang meraih hasil maksimal di babak-babak berikutnya.

Tekanan dan Persiapan Mental Lawan

Felisha mengungkapkan ekspektasinya terhadap lawan sempat berbeda dari kenyataan. “Tadi saya awalnya berpikir mereka akan ngasih perlawanan yang lebih. Cuma mungkin karena ini pertandingan maka tekanannya berbeda,” ujar Felisha melalui keterangan resmi PBSI.

Jafar menambahkan, pasangan Inggris banyak melakukan kesalahan teknis dan tidak mampu mengikuti ritme permainan yang biasanya mereka tunjukkan. “Masih banyak salahnya. 

Tadi coba masuk dulu saja bolanya, dienakin mainnya,” kata Jafar. Hal ini membuat pasangan Indonesia mampu mendominasi setiap reli, sekaligus menekan lawan secara efektif.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya kesiapan mental dalam menghadapi lawan yang memiliki pengalaman internasional, di mana tekanan pertandingan sering mempengaruhi performa.

Strategi dan Taktik Permainan

Keunggulan Jafar/Felisha terletak pada strategi menyerang dan koordinasi lapangan yang solid. Tekanan servis dan pengembalian bola cepat membuat lawan sulit menyesuaikan ritme, sehingga banyak kesalahan muncul di pihak Inggris.

Komunikasi yang baik di lapangan memastikan setiap langkah dan pergerakan pasangan Indonesia selaras, memaksimalkan peluang dan meminimalkan kesalahan sendiri. Teknik ini menunjukkan bahwa strategi bukan sekadar kemampuan teknis, tapi juga penerapan psikologi permainan untuk mendominasi lawan.

Selain itu, pengalaman sebelumnya menghadapi Callum Hemming/Estelle Van Leeuwen menjadi modal penting. Mereka sudah mengetahui pola permainan lawan, sehingga mampu memanfaatkan kelemahan lawan untuk meraih kemenangan dengan skor meyakinkan.

Babak Kedua dan Persaingan Berikutnya

Di babak kedua, Jafar/Felisha akan menghadapi pasangan Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Pertemuan ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya mereka berjumpa di Australia Open 2025, di mana pasangan Indonesia menang.

Pertemuan sebelumnya memberikan keunggulan psikologis bagi Jafar/Felisha. Mereka telah mempelajari gaya permainan lawan, pola serangan, dan strategi bertahan, sehingga bisa menyusun taktik lebih matang.

Pelatih tim ganda campuran Indonesia menekankan pentingnya konsistensi dan fokus di setiap reli. Setiap pertandingan dijadikan pembelajaran agar pasangan Indonesia tetap adaptif menghadapi karakter lawan yang berbeda.

Dampak Kemenangan dan Target Swiss Open

Kemenangan ini tidak hanya membuka jalan ke babak kedua, tetapi juga berdampak pada peringkat dunia Jafar/Felisha. Poin yang diperoleh dari Swiss Open 2026 akan memperkuat posisi mereka di ranking BWF ganda campuran, sekaligus meningkatkan peluang menjadi unggulan di turnamen internasional selanjutnya.

Target utama Jafar/Felisha bukan sekadar memenangkan babak kedua, tetapi menjaga konsistensi hingga babak semifinal bahkan final. 

“Fokus satu pertandingan per satu pertandingan. Yang penting, konsentrasi dan kerja sama tetap dijaga,” kata Jafar.

Dengan persiapan matang, pengalaman sebelumnya, dan strategi yang tepat, pasangan Indonesia ini berpotensi menjadi salah satu pesaing kuat di Swiss Open 2026. Selain itu, kemenangan ini juga meningkatkan kepercayaan diri, motivasi, dan semangat juang mereka menghadapi lawan-lawan selanjutnya.

Terkini